Jumat, 12 Desember 2008

Selesai Sudah Masalah Geluduk

Modem VDSL yang aku pesan dari si Ahmad sudah datang, sudah kupasang, dan semuanya kembali berjalan dengan normal. Gedung Akunting dan Ruang Server sudah terhubung kembali.. Alhamdulillah.

Namun, belum sempat berleha-leha, beberapa tugas sudah menanti di jagad IT; Upgrade kompie jadul Mr. Kim Tae Juu, masalah tablet si Ulun dari Decal, kartu jaringan rusak di kompie Marti.. Masya Allah.

Kerja sebagai IT sendirian rasanya seperti duduk di ujung tanduk; hilang waspada sedikit saja, hancurlah itu asshole. Di tengah angin yang berhembus kencang, suara-suara ribut ketidaktahuan dari para user, aku mesti terus memaksa diri berada pada kondisi Siaga 1.

Orang-orang melihatnya aku hanya duduk santai dan bermain-main, padahal.. aku seperti terikat di matras berduri sementara di atasku tergantung pedang-pedang tajam yang diikat oleh seutas rambut; kapan saja pedang-pedang itu bisa jatuh dan menimpaku.. sendiri.

Apa aku harus ikut jejak seniorku si Wira? Tinggal tak terlalu lama, lekas beranjak pergi?

Rabu, 10 Desember 2008

Mencoba Live Writer

Wuiihh.. Bill Gates sudah mewariskan pada dunia sebuah aplikasi yang membuat segalanya jadi serba terintegrasi. Jurnal kali ini aku tulis dengan menggunakan aplikasi live writer. Coba-coba, pingin tahu bagaimana hasilnya.. kalo memang bagus ya, teruskan.

Enak betul sih menulisnya; seperti menulis dengan menggunakan aplikasi word processing yang sudah pasti familiar.

Aplikasi live ini masih beta (baru kuinstall tadi pagi), jadi kemungkinan masih mengandung banyak bugs. Seperti Live call yang selalu saja mengeluarkan pesan error setiap kali kujalankan, entah kenapa..

Tapi live mail-nya cukup bagus. Bisa kugunakan untuk menggantikan Outlook yang kurang becus kala dititah mengurus akun hotmail-ku..

 

yo wiss, Bill? Kita lihat dulu hasilnya ya?

Selasa, 02 Desember 2008

Minggu Yang Sibuk Di Haengnam

Semingguan ini jagad IT HSI seperti ketimpa durian runtuh tepat di kepala. Jadinya remuk. Sibuk bangaatt! Kerjaan kayak ga ada abisnya mengalir dengan sedemikian kroditnya. Manalagi kasusnya berat-berat semua, waduh! Ada apa ini, ya Gustiii..!?

HSI kesambar geluduk di hari Minggu (coba itu.???) lalu banyak alat-alat listrik yang rusak, dan tentu salah satunya adalah komputer dan kawan-kawannya.. sungguh gelo in mah.. dan semuanya mesti diganti dengan yang baru, dan coba tebak siapa yang mesti mengajukan request? Ah, ya,ya,ya.. ini durian bener-bener bikin hancur ini kepala.. manisnya ga dapat, nyonyor malah iya.

Dan asyiknya, aku mesti menadahi semua durian itu sendirian.. Gustiii!!!

Nadhif, tabahkan aku ya? Aku mulai naik tensi nih, dan bertingkah agak konyol.. merasa diri seperti Jim Morrison, tapi tanpa album --apalagi crowds. Jadinya begini ini, cuma berharap semoga kecerdasan semesta turun di kepala dan bikin beres semua ketidakberesan ini. Amiiinn.

Rabu, 26 November 2008

Belajar Grammar dan Cepat Pulang..

Seorang penyair muda dari Denmark, Louise namanya, memberitahuku tadi siang soal adanya kesalahan penggunaan tenses pada puisi yang aku kirim ke 8Hop. Terimakasih, cuy.. Tapi kenapa yang lainnya enggak ada yang protes ya? Malah muji-muji setinggi langit.. apa benar aku yang salah? Atau si Louise yang masih belum benar? Weeh.. mesti dicek lagi kebenarannya kalo begini.. tapi, tetep: terimakasih..

Mr. Kim Tae Joo minta Komputernya diupgrade ke XP, soale dia punya kamera digital yang cuma bisa jalan di Win-XP atau W2000.. upgrade sih gampang aja, tapi ribednya: windows-nya itu versi bahasa Korea.. dan dia minta supaya XP-nya nanti juga yang versi Korea punya.. walaaah, puyeng aku Ja! Setting-nya begimanah.. wong bahasanya aja aku gak ngerti.. Alhamdulillah, ada si Winer yang membantu cari solusi.. terimakasih, cuy.

Kemarin Nadhifa nginap di Cileungsi, karena Bunda mesti ngikuti acara tahlilan Bik Amoy(alm.).. Aku kangen betul sama dia.. mau cium2 lagi.. mau peluk2 lagi.. Cepat pulang sayang, aku kangen..

Selasa, 25 November 2008

Pengaturan Jadwal Nge-blog

Tuh khan? jurnalku lama gak diperbarui lagi? Padahaal.. janjinya sih tiap hariii.. waah, perlu tindakan tegas ini! Perlu ada pengatuan jadwal yang baik dan terorganisir.

Mulai sekarang:
* tiap sore harus ada jurnal yang ditulis. Entah mau nulis apa, pokoknya mesti ada penulisan jurnal yang terjadi di kala matari senja turun menyapa.
* tangkap semua peristiwa yang melintas. apa saja. suka-suka, wong jurnal sorangan..
* tulis dengan detil yang mumpuni tapi ndak terlalu njelimet.
* Tulislah saat itu juga. Tak perlu pakai pengendapan segala. Nanti malah basi tanpa sempat dituliskan.

Praktik Nyata:
Siang tadi si Baja minta foto2nya diupload ke FS. Soale setiap dia mau upload, selalu ada pesan error. Maka aku pun mencoba meng-upload-nya dari kompie kantorku. Blass! ternyata.. memang error. Coba kuakali dengan mengeditnya pakai Photoshop, cuma diganti saja ukurannya.. lalu dicoba lagi: foto pertama sukses, foto ke-2 masih error.. coba lagi: eh, bisa euy! Langsung aja kuhubungi si Baja, bilang fotonya sudah diupload.. dia seneng, dan minta supaya aku nge-add dia ASAP. Wiss, beress kuabeh!

Naah, seperti itulah kira-kira untuk selanjutnya... dengan catatan: kudu eling.

Selasa, 11 November 2008

Fellow Bloggers

Seneng banget rasanya bisa mengetahui bahwa di negriku tercinta ini, banyak juga blogger2 yg potensial. Jadi bisa saling belajar toh? Tadi abis ngubek2 blogs di seantero jagad maya, ketemu beberapa yg lutju2.. hmmm.. keep it up, peepa!

Tadi abis melancarkan serangan pulau kelapa. Seperti mengejar-ngejar kucing atau merpati, Aku jadi sublim.. tuss.. tuss.. kalo udah ngaco begini biasanya suka ada pelangi di ujung jalan.

Si kaisar mampir, kasih komen buat puisi terbaru. Terima kasih..

Hei, banyak tugas hari ini! Work like slave, commmand like the emperor!
Woohoooo..!!

Nadhifa, jangan bandel ya?

Rabu, 29 Oktober 2008

To My Worthy Adversory

Gilaaa!!! Gua pengen teriak sekenceng-kencengnya ini hari. Orang-orang bule itu emang jauh lebih dulu Tua barangkali. Gilaaaa!!! Baru kali ini gua kalah dalam permainan perang urat syaraf. Gila bener tuh bule. Dalam hal filosofi dan psikologi, secara materi mereka emang jauh lebih matang. Bayangin aja, mereka udah terbiasa nulis makalah soal Nietzsche dan Freud sewaktu mereka masih di bangku SD. Sementara sampai sekarang banyak anak SD di RI yang terbata-bata menulis pengalaman liburan mereka di rumah nenek.

Kayaknya emoticon seruwet apa pun enggak bakalan bisa menggambarkan apa yang gua rasain saat ini. Cara dia menohok bener-bener baru. Baru gua liat yang seperti itu. Wuiihh!!! Bisa ya? Bener-bener gua belajar ini hari. Dahsyat!!!

Tapi biar kata mangkel, entah kenapa gua merasa puas juga. Mungkin puas karena akhirnya bisa nemuin lawan yang sepadan. Puas karena bisa mempelajari jurus baru buat dipakai di lain kesempatan. Dahsyat! Luar biasa!!

Luar biaaaaaaaassssssssssssssaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...!!!

Senin, 27 Oktober 2008

Ada Pelangi

Kemarin habis nonton film Wanted. Keren abiss, bu. Jadi terbawa. Pingin kembali seperti dulu lagi. Bawa ransel, pergi kesana-kemari. Be the master of my destiny. Entar lah, cari penyandang dananya dulu. Orang-orang bule itu masih inget aku ga ya? Udah lama ga ngirim tulisan..

Hei, the tears have resided. ya,ya, ya.. There's rainbow on the sky now. Semoga bisa seperti ini terus. Seperti kata Skid Row: "Hope ever-after would be this way!"

Adik manisku ulang tahun lho. Ya, ya, ya.. Dia lagi termehek-mehek karena sepenjuru ngirim ucapan selamat buat dia. Happy birthday, sista!

Semoga pelangi ini bisa bertahan lama.

Kamis, 23 Oktober 2008

Ketemu Teman Lama

Ooooy..! Ada si Iskandar di FS. Ampun deh, tuh anak.. keliatan tuwir bangaaat..! Tapi seneng juga, bisa ketemu temen lama dari jaman SMA dulu. Waktu Indra belum jadi Afriza, masih jadi Uzev --si pembela kebebasan untuk berkopulasi bebas. ya,ya,ya..

Tadi sepanjang hari ngutak-ngatik website.. nemu bahan baru untuk background. Terus mampir ke page adikku yang lagi di Melbourne. Dia mengajariku untuk lebih rendah hati. Terima kasih, adikku sayang.

Tadi nambahin si Soleh di Multiply. Tu anak lucu juga; secara dia udah punya blog tapi masih nanya gimana cara membuatnya. Terus dia nyoba ngutak-ngatik halamannya (HTML mungkin) dan malah jadi ancur. Waktu gua tanya gimana cara nge-add dia ke profil, dia juga kebingungan. Padahal dia udah dari jaman kapan maen di Multiply. Aduuhh.. Soleh, Soleh..

Tadi sempet mampir ke halaman air mata.. ko masih bersimbah air mata ya? Aku jadi khawatir.. (taelaaaa.!!!)

Rabu, 22 Oktober 2008

Jangan Curhat Sembarangan

Ada fasilitas forum di FP. Tadi aku coba-coba posting ke sana. Meracau soal.. Ah, igauan seorang Melankolie. Aku pikir postingku ga bakal diperhatiin, dari sekian banyak posting di sana. Mereka pasti menjawab postingan dari teman2 mereka saja. Eeeeh.. ternyata. Beberapa orang mampir juga. Jadi malu. kalo tahu gitu, mending aku posting sesuatu yang agak rapih sedikit. Yah, semoga saja postinganku itu ga bertahan lama dipajang di sana. Soalnya ada fasilitas hapus otomatis, kalo ga salah. Bisa aja sih, aku delete sendiri. tapi, setiap kata adalah sesuatu yang berharga buat para penyair (taelaaa...) apa pun resikonya: dilarang menelan ludah yang sudah keluar. Jijik. Pesan moral: kalo mo curhat, ya, yang aman-aman saja laaah... Ini internet bung!

Oh ya, hari ini Ibu Lucy sudah masuk kerja lagi. Dia berhasil lolos dari terkaman penyakit DB. Selamat. Lagipula kalo dia ga ada, agak repot juga mengurus database payroll. Bisa2 ga gajian nanti. Ting-bating, amit-amit.

Entah kenapa, sore ini aku merasa hangat dalam ruang I.T. Biar kata penyejuk udara disetel dengan pol-pollan. Mungkin karena habis sholat (doooo...) jadi raga dan jiwa terasa.. suejuuk gitu loh!

Eh, anak bandung yang kemarin datang lagi. Tadinya aku mo nulis cerita biru dia, tak tahunya cerita biru dia itu coma soal putus hubungan dengan bokin. Wah, basi itu! Apa dia gak tahu kalo di Rwanda sana, anak-anak mesti melihat orangtuanya mati di depan mata mereka? Itu baru perpisahan yang mengharu-biru. Tragis.

Kalo soal putus ama bokin sih, dijual ke majalah Bobo juga udah gak laku lagi.

Selasa, 21 Oktober 2008

Zoon Politicon

Ruang chat Fupei ternyata dahsyat juga. Tadi sempat bincang-bincang panas dengan dua orang fupeis, Erik dan McGun, soal ideologi dan konsep demokrasi. Panas. Seperti itu sebenarnya suasana chatroom yang aku mau, timbangan membincangkan segala hal yang remeh-temeh dan membasahkan diri dengan ilusi virtual. Akhirnya dapat lagi, setelah sekian lama. Terima kasih Fupei.

Oh ya. Si bule dari Portsmouth itu menyapa lagi tadi. Suasana hatinya sudah tidak semuram dulu. Kini dia lebih aktif dan ceria. Syukurlah. maju terus, bulek!

Komputer Pak Bahar sudah selesai kugarap. Tinggal instalasi di kantornya. Tapi hari ini dia tidak masuk. Jadinya, yaa.. besok saja.
Komputer sentral di HRD terkena virus W32:Skull. Brengsek. Jurus formatku yang seperti biasa kini tak bisa begitu saja diterapkan. Pertama, karena dia komputer sentral. Kedua, usernya cupu banget. Dia tidak paham apa yang kumaksud saat kujelaskan bahwa komputernya harus diformat. Kacau. Ujung-ujungnya kalau begini: bakal bermasalah ke akunya juga. Semua bisa kacau karena ketidakmengertian, karena tidak saling mengerti.
Jadinya, yaa.. kapan-kapan sajaaa..

Minggu, 19 Oktober 2008

Janji-janji itu.. duh!

Sewaktu bikin ini blog, janjinya sih mau mengisi tiap hari. Pokoknya semua kejadian yang melintas, penting atau tidak, mau aku tuangin di sini. Nantinya, kalo ada beberapa peristiwa yang berkaitan kencang dan punya nilai sastrawi, bakal ditransformasikan menjadi puisi dan diekspor ke 'halaman satunya'. Eh, ndilalah.. mualess. Ngisi cuma sesekali, itu pun jaraknya kadan teramat jauh, sampai hati ini bertanya (taelaa..) selama durasi itu: tiada kehidupankah?
Padahal ada loh! Beberapa hari kemarin sempat ngobrol2 dengan cewek bule dari Portsmouth, USA. Katanya dia mau bunuh diri(lagi) setelah beberapa percobaan sebelumnya gagal terus. Aku ajak saja dia untuk ketawa-ketiwi sambil bilang: nggak usah bunuh diri juga entar kamu mati sendiri, Santai aja..
Terus dia agak mendingan tapi maksain aku terus untuk mampir ke rumahnya. Buseet! Emang rumahnya cukup ditempuh dengan sekali naik Angkot? Portsmouth gitu loh!
Ya sudah, sekarang aku mau nyepi dan kembali mengisi hari dengan muatan lokal. Soal beberapa hari yang lalu, kenalan dengan seorang fupeis yang punya kerja di sebuah penerbitan buku. Namanya Vee. Tukeran nomer tilpun dan asyik ngobrol sampai pulsanya habis. Sampai hati ini bertanya lagi: Tampangnya seperti apa ya?
Wujud aslinya masih teramat maya. Dikarenakan foto albumnya di Fupei penuh berisi dengan poster The Beatles. Apakah dia ingin menunjukkan bahwa dia mirip2 dengan Ringo Starr? Cocok kalau begitu! Karena aku sendiri agak mirip dengan John Lennon..
Ngomongin Ringo Starr jadi ingat sama penggebuk drum di bandku dulu. Namanya Andri dan dia penggemar berat The Beatles. Sering mengaku-aku bahwa dia itu reinkarnasi Ringo. Lama tak jumpa, sekarang dia nyambi sebagai I.T. di Sutiyoso Centre. Sempat ngajakin untuk nge-band lagi. Tapi kitanya sama2 sibuk. Mungkin nanti. Entah kapan..
Nah! Sekalinya nulis malah kepanjangan. Tapi nge-blog emang asyiknya panjang2 sih. Kalo mo pendek2 mendingan nge-plurk aja.
Anyway, Kabarku baik hari ini. Gimana kabar kalian?

Rabu, 08 Oktober 2008

Sahabat Baru

Alhamdulillah, dapet teman baru. Sesama penggiat IT. Anak Djokdja. Ummh.. boleh juga mampir kalo sempet main lagi ke sana.. entah kapan sih.. hehehe..
Yang pasti, gua punya tempat diskusi soal IT, gak melulu ngandelin Lidjo yang akhir2 ini keliatannya jarang tampil di jagad maya. Sibuk download video porno kali, lewat downstream extrim yang linknya cuma dimiliki sama para Hacker Lampung.. fhuuuu !!

Minggu, 21 September 2008

A Small Success That Means A Lot

Alhamdulillah.. akhirnya daku berhasil memasang HD SCSI di kompi server dengan baik.. meski sempet ada amber light warning tapi hal itu justru membuatku tambah akrab dengan Proliant asuhanku ini.. fiuuuhh!
2 jempol buat Hewlett.. (wah, jadi agak promo neh.. hehehee) atas kemudahan dan kelengkapan tools diagnosa di server buatannya. 'Those little lights really helps me, man!"
Baru selesai satu masalah, ada lagi masalah menanti di jagad IT PT.HSI: Rony minta program Nagatomi diakali tampilan teksnya, dia gak tahu apa kalo program jadi itu gak boleh dikotak-katik? Ancur! Lucy minta meeting.. Lotnok! mereka semua pada menggantung diri ini dalam posisi jadah!
Kruh! Kruh! Kruh!
Semoga laju..

Jumat, 12 September 2008

Hari ini aku mengkonfirmasi pemesanan harddisk SCSI ukuran 146 GB ke JetComp. Apakah aku telah melakukan sesuatu yang benar?.... entahlah..
Gracious! Apa yang telah kulakukan?!
Bahkan Lindjo, sahabatku, the hacker from Lampung, belum begitu mengerti soal SCSI harddisk. Gracious! Betapa lancangnya aku ni?!

Ya Allah, kumohon kepadamu.. dalam segala kenistaanku.. Lancarkanlah segala sesuatu..
Demi kebaikan..
Demi kedamaian..
Demikianlah kiranya..

Jumat, 22 Agustus 2008

Akhirnya, Kembali Normal

Setelah beberapa hari koneksi internet CBN di HSI bermasalah. Kemarin semuanya kembali normal. Indahnya, tak ada lagi keributan yang mengganggu. Dan Mami Amanda pun kembali tersenyum. Indahnya hari ini, sodara-sodara.. ingin sekali rasanya aku membagi kebahagiaan ini pada seluruh dunia.
Khusus buat temanku: Atikida. Bulu hidungmu memang seksi kok, kenapa musti malu? bwakakakakakakaka.. :))

Selasa, 19 Agustus 2008

No Upstream for 3 Freackin Days!!

The connection from CBN is in trouble; the upload speed is stuck in embarassing 3 to 8 kbps.. what's wrong? Even the CBN people had no idea of what happened.. They had come to HaengNam to checks the connection, but still.. no result.
The say that Telkom is bad, they say Telkom should eat shit or some sort.. but why?Why does this should happened to us only? And why don't they seems to have a satisfying answer about what's going on? Are they confused in their own stuff? Their own type of bussiness?
This is crazy.. way too wacko!

Senin, 04 Agustus 2008

Trainer Cupu

Senin kemarin aku memberi pelatihan I.T. Security di kantor. Minta ampun, aku tampil cupu sekali! Malu, malu, malu..

Aku berbicara terlalu teknis mengenai bahasan yang terlalu umum. Maka audiens pun terbagi dua: mereka yang telah terbiasa memakai komputer memutuskan untuk ngobrol dan tidak peduli, sementara mereka yang masih awam tampak hilang di dimensi lain karena mendengarkan aku bertutur dalam bahasa planet Klingon.. duh!

Maafkan aku Pak Suroto. Mungkin aku kurang persiapan (emang iya sih..), maaf bila mengecewakan. Kali lain aku berjanji: akan tampil lebih maksimal dan mempersiapkan diri dengan lebih teliti.

Senin, 28 Juli 2008

Pacar Ketinggalan Kereta

Apakah anda pernah mendengar mengenai jalur kereta api yang membentang dari Citeureup ke Cibinong? Pernah mampir di salah satu stasiunnya? Jika dua-duanya anda jawab dengan ‘belum’… ya tidak apa-apa. Hanya saja, anda telah ketinggalan kesempatan untuk merasakan sebuah perjalanan mengesankan, melewati pemukiman penduduk, areal persawahan, sungai yang membentang, dan semua pemandangan lain yang tidak akan pernah anda lihat bila melintasi Citeureup-Cibinong dengan menggunakan moda Angkot. Suatu dimensi berbeda dari kruwal-kruwel industrial yang terpampang di pinggiran jalan.

Dan kesempatan itu entah kapan akan hadir lagi..

Karena PJKA menghentikan trayek untuk Stasiun Citeureup..

Karena tidak menguntungkan, para penumpangnya tak ada satu pun yang membayar tiket.. termasuk aku salah satunya, yang hanya pernah merasakan satu kali perjalanan saja.

Selasa, 22 Juli 2008

Panik di Ruang Disko (nek)

Sekali lagi: koneksi pedot sonder aba-aba! Woohooo..! Semua orang diam, dengan wajah garang penuh tanda tanya: seperti The Ridler pada puncak kegemasannya pada... ah, kalian tahulah!
Apakah mungkin semua ini, disebabkan oleh seringnya aktivitas konak tanpa reservasi? Kegeraman yang mendeham-deham dan merajam dalam zona ekstasi?
Tauk ah! Semuanya tetap saja multi dimensional..

Jumat, 27 Juni 2008

Sekuntum Bunga Haengnam

Gandi memang hebat, dia mendekorasi taman layaknya seorang landscape designer. Saat aku berjalan di tengah taman pagi ini, aku merasa berada di sebuah desa di Korea (kok bisa? -bisa saja, kenapa tidak?) Mendadak pandanganku tertuju pada sebuah bunga yang bentuk-lekuknya seperti tubuh seorang model kenes dari katalog Mark & Spencer.
"Ah, Pak Indra pandai betul memilih bunga.." ujar Gandi sambil tersenyum ramah. "Bunga ini namanya apa?" tanyaku. "Oh, itu bunga Haengnam, dari Korea." Jawab Gandi mantap.

Lalu di depanku melintas seorang perempuan berwajah oriental, tampak sibuk dan gila, namun tetap jumawa. Dia melambaikan tangan, "Oy, my name is Amanda.. andesway-endeswey-endeswey.."
Sikap tubuhnya statis dan terpelihara, tapi aku sudah terlanjur paham psikologi wanita sejak SMP, jadi aku tahu apa dan bagaimana dan sesudahnya. Foto anak di dompet mengingatkanku untuk memasang topeng besi. Hamdalah.

"Anak Babeh," sahut Gandi. Aku tersenyum saja. 1704 anak Babeh sudah pernah kubuat menungging bahagia. Cerita yang sama: tentang kemapanan dan ketidaktahuan bagaimana menyikapinya.

Lalu dia pergi, dan aku tetap di sini. Bersama Gandi (disusul mbak Sri). Menghayati kehidupan dari setiap butir nasi di Warung Tegal.

"Saya pernah di pinggir jurang, Mas" ujar Gandi.

"Aku juga, justru karena itu kebahagiaan kita lengkap jadinya;" Kami pun tertawa (kali ini bersama Nurjen di latar belakang.)

Rabu, 28 Mei 2008

Alhamdulillah..

Ternyata W32:Licum hanya aktif dan mengganas pada waktu-waktu tertentu. Hari ini aku sudah bisa posting langsung lewat blogger.
Kemarin Ibu Lusi dari Haeng-Nam menelepon dan memintaku untuk datang lagi ke kantor Sabtu besok. Ada apa ya?

Apa pun, alhamdulillah.

Senin, 26 Mei 2008

The Wrath of W32

Setelah membuat semua program di komputerku tak bisa diuninstall, kini W32 menyebarkan teror baru yang lebih mengerikan! ......jeng-jeng-jeng!
....jeng-jeng-jeng!....... Aku tak bisa membuka Blogger untuk posting!
Luar biasa! Kini aku harus membuka Outlook hanya untuk posting blog.
Sungguh merepotkan, atau... ummh.. semua ini punya hikmah? Tentu bukan, karena semua ini punya Afriza!
Kru! Kru! Kru!
 

Rabu, 21 Mei 2008

Adikku di Perantauan

Surya, adikku, mendapat kerja sebagai marketing di BPR Parung Panjang. Dia mengontrak di sana. Jadi anak kost. Kemarin Minggu dia pulang, hapang-hoepang seperti biasa, kami nonton final Uber Cup sekeluarga.
Sebelum pulang dia sempat memintaku untuk mencarikan buku-buku tentang Bank. Kuberikan diktat Gunadarma mengenai manajemen Bank Umum. Dia senang, yah, dia senang bisa belajar sesuatu yang baru. Ah, anggota Klan Makmur memang para penuntut ilmu sejati (taelaa..)
Semoga dia betah dan bisa bermanfaat untuk masa depan nusa, bangsa, dan agama. Amiiieennn.

Minggu, 18 Mei 2008

Aku Menulis Lagi, Bajaku

Setelah vakuum menulis fiksi selama beberapa waktu, diakibatkan oleh satu dan lain hal. Kemarin Bajaku menyarankan padaku untuk mulai menulis lagi.
Baja, hari ini aku mulai menulis sebuah cerpen. Doakan ya? semoga aku tidak terbawa pada mood-swing dan penyakit malas.
Danke..

Rabu, 14 Mei 2008

Tubuhku Lara, Dunia

Ouch, sekujur tubuhku terasa linu.. Kemarin aku izin pulang awal dari kantor, 14.30. Ouch, tulang-belulang terasa kopong.. apakah karena terlalu banyak kopi dan teh -seperti dikatakan dalam radio?
Ouch, tubuhku menua dan memuai..
Entah sampai kapan bertahan.

Selasa, 13 Mei 2008

Hari yang Kacau dan Sepotong Miyabi

Fuuuh..! Sungguh hari yang kacau-balau di kantor. Komputer tiba-tiba ngadat tanpa ujung-pangkal; Koneksi Spidih tiba-tiba pedot sonder kejelasan; dan aku baru bisa mengisi ulang baterai HP saat jam pulang tinggal 20 menit lagi..

Fuuh, satu-satunya hiburan cuma Miyabi. Sepotong kue Jepang nan ciamik -enaknya sih ga seberapa tapi.. guurrihhnya itu lho..! Hapang-hopeang-japang..!

Minggu, 11 Mei 2008

To My Loving Stainles Steell

Baja, sekali lagi aku menghaturkan beribu permintaan maaf kepadamu. Begitu seringnya perasaanmu dirajam lelatu, racauan dari egoku yang dungu. Ya, kepala kecilku yang dungu. Aku memang bukan lelaki yang suka menyakiti secara fisik; tapi di ranah psikologis, Afriza tak jauh beda dengan Der Fuhrer. Sekali lagi, maafkan daku.

Dan terima kasih, terima kasih atas ketulusan cinta dan kasihmu.
Baja, bersabar ya? Setiap hari aku terus mencoba untuk memahat diriku. Agar menjadi seseorang yang lebih baik untukmu, dan Altahalli tentu.

Kamis, 08 Mei 2008

My Dearest Altahalli..

Maafkan aku yang kemarin pulang larut malam, kerana menunggu teman pulang dari seminar. Kenapa aku harus menunggunya? Karena aku hendak menumpang mobilnya, nak. Kenapa? Karena lebih murah dan nyaman. Bukankah aku sedang menabung untuk masa depanmu? Jadi kita harus berhemat dari segala sisi yang mungkin. Bukan begitu, bukan?
Aku sempat menunggu lama di Tomang. Lelah dan berdebu. Namun semuanya terbayar saat aku dapat kembali melihat wajahmu yang cantik dan tingkahmu yang lucu.

Satu janji: Segala doa, karya dan usahaku... untukmu, selalu.

PS: Salam sayang buat mamimu.

Selasa, 06 Mei 2008

Warisan Darah Perawan (Aiih..)


Ada seorang wanita yang diperawani oleh 'cinta'-nya. Lalu jadi lengket seperti prangko. Nunut manut tanpa daya. Seperti kehilangan pilihan. Ini bukan kesetiaan, ini ketakutan. Merasa diri tak berharga lagi, jadi tak mau ditinggalkan. Jadi mau saja dibiarkan menanti selama 8 tahun tanpa kejelasan.

Keperawanan yang hilang; haruskah menurunkan kehilangan-kehilangan lainnya? Kehilangan nilai diri, hilang pilihan, mati daya dan kemauan untuk mengembangkan pula membebaskan diri dalam kemerdekaan semesta.

Ah, kenapa jadi usil amat ya?

Senin, 05 Mei 2008

WARTEG, Hari ini

Seorang pelayan Warteg, sahabatku, Hsanah namanya. Dimarahi oleh pembeli karena lambat melayani. Kesihan.. Padahal dia adalah seorang perempuan Tegal yang tangguh. Punya jiwa kepemimpinan dan gemar membaca puisi (terutama puisi Afriza, taelaa..). Tak urung mukanya memerah juga, mungkin menahan sesak, lantas merunduk.. Seperti pohon tauge di musim penghujan.

Tadi naik mobil Pak Asep. Omong iseng: tampang si Asep rada mirip Johny Depp, bila kita melihat dalam keadaan trance parah; tapi dingin-dinginnya sih, memang mirip-mirip. Sedingin AC di mobilnya, cussshh..

Minggu, 04 Mei 2008

Good Morrow, Angels

Aku adalah tokoh antagonis untuk para Angels. Karena aku tak mau memeperlakukan mereka secara tradisional; e.g: memberi jalan, berkata manis, menjajani and all..
Lalu mereka membenci, karena aku adalah anomali, pembeda, beda dari pemikiran 'normal' mereka.

Aku adalah Aku, Angels, terima kasih atas permusuhan kalian padaku.

Kamis, 01 Mei 2008

Altahalli's Heat

Tadi malam suhu tubuh Alta meninggi. Aku jadi ikut demam panas. Memeluknya, mengipasinya, mendoakannya.. Semoga cepat sembuh darahku, jantungku, jiwaku..

Aku belajar lagi dari Jimmo. Tentang libido. Bagaimana kita mengenali dan mensyukuri segenap tubuh kita, dan merahmatinya dengan penerimaan yang membebaskan. Lalu mengalir, berseluncur, tanpa keraguan.

Jimmo.. you are well.

Selasa, 29 April 2008

Pagi yang Dingin dan Si Udin Petot

Dingin, dingin sekali pagi ini..
Sepanjang perjalanan tadi aku dihantui ilusi; semua marka jalan berubah jadi botol-botol susu yang belum dicuci. Haru dan menunggu. Teman-teman satu omprengan berubah jadi kardus bekas susu formula. Kosong dan bertanya-tanya. Aku melihat ke dalam kardus itu dan mendapati sebuah radio butut, lamat-lamat berkumandang lagu dangdut ngklasik dari dalam sana -termodifikasi dalam alur kodifikasi, "..Ada enggak ada, yang penting tanpa celana.."

Dingin, dingin sekali pagi ini..
Aku melihat Lou Reed sedang mengamen di simpang jalan Slipi Bawah.
"Just a perfect day, troubles all left alone.."

Senin, 28 April 2008

Seekor Virus Bernama W32:LICUM

Hancur! Hancur! Virus komputer brengsek telah membikin aktivitas komputasiku di kantor jadi kacau balau. Buat kanca-kanca yang pernah bertemu dengan iblis kecil bernama W32 di komputernya, pasti tahu apa yang kurasakan saat ini.

Kemarin di Patas AC 43, ada seseorang yang mengirimkan salam manis buat Anis. Ah, ada-ada saja orang itu, apa dia tidak tahu bahwa Anis sudah punya suami? Tapi namanya salam, yaa.. mesti disampaikan.

kalo ketemu, kalo mood-nya lagi enak.

Minggu, 27 April 2008

An Interview With the Bacchaes


Akhirnya panggilan dari Haeng Nam datang juga. Sabtu kemarin, aku ke sana. Di wawancarai oleh dua orang wanita; Ibu Etnika dan Ibu Lusi. Ibu Etnika menanyakan apakah aku bisa memainkan lagu yang rumit di atas piano, sementara Ibu Lusi justru memintaku membuat lagu baru dari nol. Ibu Etnika tampak ramah, lembut, dan menebar hawa kematian. Ibu Lusi membuatku agak 'berapi-api' penuh semangat -mungkin karena kami sama-sama berambut keriting. Aku melayani mereka berdua dengan baik; Selamat menikmati, semoga puas.

PESAN BUAT IBU ETNIKA: Kalau soal memainkan lagu, lagu serumit apa pun bu, bisa saya mainkan dengan mata tertutup dan tangan menggaruk sela..

Selasa, 22 April 2008

Di Mana Kau, Sobat?

Andy Mataram jadi susah untuk diajak ngobrol. Kenapa ya? Mungkin dia mendhem. Biarlah..

Hari ini kembali bareng naik mobil Pak Mul, yippie! Tidak telat dan blogger siap menyambut tanpa jeda yang menyebalkan.

Tadi pagi bincang-bincang dengan Hud_Misq. Ku undang dia ke AfWebs. Ternyata dia bekerja di transmisi BTS. kukira dulu masih kuliah. Baguslah.

Alangkah Sempitnya Waktu, Duhai Jauhnya Jarak!

Jauhnya jarak antara Citeureup - Jakarta barulah terasa pada saat.. aku ditinggal oleh mobil omprengan langganan! Pak Mul berangkat lebih awal, membuat aku dan Pak Ary nginyem di bangku kayu di bawah tatapan sinis Mr. Kumis.

"Omprengan yang ke Slipi, masih ada?" tanya kami.
"Auk ah!" jawab si Kumis.

Akhirnya terlambat lagi. Bajaku juga, padahal dia berangkat lebih dulu. Aku menumpang mobil Pak Yoseph, lumayan, bisa tiduran sambil dengarin lagu. "..Jenny got a gun. Manadooo..! Jenny got the gun.."

Cintya ikut mobil bus PNS ke arah Komdak; Nasibnya lebih tragis: di arahkan lewat UKI. Anak ini termasuk ajaib juga; masuk kerja jam 8, tapi jam 6.30 baru melenggang bayam turun dari angkot (catatan: 6.15 adalah batas zona aman untuk yang masuk kerja jam 8.30, untuk yang masuk jam 8..? Kira-kira saja sendiri!). Kadang untuk sejenak dia tampak cemas, sebelum kemudian cengar-cengir lagi bagai Dewi Persik pada jam 3 pagi seusai acara ladies night-out.. ajaib!

Minggu, 20 April 2008

Let Bygone be Electric-Hit

Saat ada sesuatu yang hilang, janganlah menyalahkan siapa-siapa; runut saja semua kejadian lalu cari petunjuk dari sana; jika tidak juga ditemukan.. Tarik nafas dalam-dalam, tenangkan diri, lalu gunakan segenap kecerdasan untuk membuahkan sebuah solusi yang paling terasa nyaman. Lalu bercinta, bercintalah dengan sekencang-kencangnya, seperti tiada lagi hari esok; biar hilang semua pikiran yang memberatkan, berganti dengan lenguh-lenguh lucu nan harubiru. Begitulah, Bajaku..

Kalo cuma misuh-misuh, akhirnya ya.. seperti pagi ini! Telat berangkat kerja, dilanda kemacetan Senin yang bikin gila,.. kruh! kruh! kruh!

NB: Karena kesalahan kalendar di komputerku, posting tercatat di hari Minggu[?] padahal aku menulisnya di hari Senin. Ternyata kemacetan Jakarta berpengaruh juga di komputerku, Dia juga ikutan telat!

Kamis, 17 April 2008

Ada yang Masuk, Ada yang Mau Keluar

Lena sudah kembali dari cuti melahirkan. Thanks God for Speedy, Aku sekarang sudah bisa online sepenuh jiwa. Allah Maha Adil.
Trisma baik hati dan juga cerdas. Dia memahami aku secara proporsional. Thanks Baja! Berkah Nadhifa tak henti mengalir, Alhamdulillah. Dia makin lucu dan makin pintar setiap harinya.
Nasib proposalku di Haeng Nam masih belum jelas. Ada apa dengan diri ini? Makin tak tahan untuk segera keluar.. dari Norgantara. Padahal sudah ada Speedy, hihihi...
Aku dapat beberapa hadiah untuk ulang tahunku:
-Dua buku lanjutan tetralogi Laskar Pelangi dari Bajaku;
-Gelas Keramik dari Surya adikku
-Asbak Keramik dari Bunga adik bungsuku.
-Masih Hidup dan bernafas dari Sang Pencipta semesta alam.

ALHAMDULILLAH.

170478: The Rebirth

Ah, ada yang merasa terlahir kembali hari ini. Aku (hihi..) Ummh.. ada yang mau Donuts? Aku beli selusin untuk kawan semua. Yang hajatan malah tak kebagian. Alhamdulillah. Semua ceria. Ada kerinduan. Ada Keterharuan. Semoga semuanya berlanjut dalam kebersamaan menuju ketersadaran semesta.

Singkat kata: I love my life!

Senin, 04 Februari 2008

HORIZON

Baru saja membaca Horison lama; Mendapat ide-ide baru dari sana. Terima kasih sudut pandang, terima kasih untuk semua yang rela berkerak-lumut demi kejayaan sastra nusantara!
Tunggu aku, sedang kurintis jalan menuju ke SANA.. Kru! Kru! Kru!

Jumat, 01 Februari 2008

Banjir Noah

Imbas banjir: kemacetan total melahap Jakarta. Banyak penumpang terlantar di pinggir jalan. Aku salah satunya.
Sambil menunggu kemacetan terurai, aku singgah ke MTA. Achtung: puisi telah mati di Gramedia MTA -semoga masih hidup di Matraman.
Eli, Eli, lama kumenanti.. Akhirnya dapat bus 43, dapat duduk pula!
Bus UKI laris, Anita iseng sendiri, pulang awal dia lalu disambut macet. Nyam-nyam.. Mammammh..

Kamis, 31 Januari 2008

HUJAN, MAK

Hari ini pagi diguyur hujan. Hati kuyup sampai sekujur badan. Setelah Agung-Adja-Ajay pergi, kini Vera mengundurkan diri. Hari-hari makin sepi..
Duh, Mr. Goen.. Apakah kamu baik? Mari, jabat tanganku. Kita buat kesepakatan!

Rabu, 30 Januari 2008

SALIHARA St.

Aku sedang menunggu hasil lamaranku di Utan Kayu. Jika berhasil, aku akan bisa membaktikan hidupku pada komunitas seni & pemikiran, sesuai impianku.
Apalagi, aku memang sejak lama ingin jadi bagian dari komunitas itu. Terutama, kerna ada Mr. Goen di situ.

Minggu, 27 Januari 2008

Nadhifa, I'm Sorry

Tadi Pagi, Nadhifa terbentur kepalanya di dinding kamar sewaktu bersiap untuk meminum susu yang kusiapkan. Dia punya kebiasaan untuk siaga berbaring saat menerima botol susunya, langsung lompat! Lalu kepalanya terbentur.. Aku langsung lemas, saat mendengar suara benturan yang cukup keras.. dia menangis kencang. Aku peluk dia.. Nadhifa, semoga kepalamu tidak kenapa-kenapa ya? Duh, Gusti Allah, lindungilah kesehatannya, amiin.

Ohiya, tadi pagi sewaktu berangkat ke kantor aku turut melepas kepergian Pak Harto. Semua mobil di jalan tol menepi, dan semua menyaksikan iring-iringan mobil duka menuju bandara Halim Perdanakusumah.

Kamis, 24 Januari 2008

The Home for My English Poems

Buat kanca-kanca yang senang membaca puisi dalam bahasa Inggris. Aku sudah membuat sebuah tempat untuk mempublikasikan puisi-puisi yang kubuat dalam bahasa anglais. Boleh di catat alamatnya: http://8hop.com/afriza78

Selamat menikmati.
---------------------
For all of you who want to read my poems in Englis language; come visit this address: http://8hop.com/afriza78.

Catatan Awal


Bila hanya ada beberapa kerjap tersedia untuk mencatat apa yang terjadi, hal apa yang akan pertama kali tercatat? Tentu yang utama: satu hal yang tidak bisa ditinggalkan. Cinta. Simpan dia dalam ransel, kemanapun langkah terkayuh.

Kemudian adalah rasa syukur. Untuk segalanya. Dari delik terpelik, detil terkecil, pembentuk bagian besar. Jangan ada yang tertinggal, karena semua adalah semua dan semua akan usai. Tak ada ruang untuk penyesalan.

Terima kasih untuk semua.