Selasa, 22 April 2008

Alangkah Sempitnya Waktu, Duhai Jauhnya Jarak!

Jauhnya jarak antara Citeureup - Jakarta barulah terasa pada saat.. aku ditinggal oleh mobil omprengan langganan! Pak Mul berangkat lebih awal, membuat aku dan Pak Ary nginyem di bangku kayu di bawah tatapan sinis Mr. Kumis.

"Omprengan yang ke Slipi, masih ada?" tanya kami.
"Auk ah!" jawab si Kumis.

Akhirnya terlambat lagi. Bajaku juga, padahal dia berangkat lebih dulu. Aku menumpang mobil Pak Yoseph, lumayan, bisa tiduran sambil dengarin lagu. "..Jenny got a gun. Manadooo..! Jenny got the gun.."

Cintya ikut mobil bus PNS ke arah Komdak; Nasibnya lebih tragis: di arahkan lewat UKI. Anak ini termasuk ajaib juga; masuk kerja jam 8, tapi jam 6.30 baru melenggang bayam turun dari angkot (catatan: 6.15 adalah batas zona aman untuk yang masuk kerja jam 8.30, untuk yang masuk jam 8..? Kira-kira saja sendiri!). Kadang untuk sejenak dia tampak cemas, sebelum kemudian cengar-cengir lagi bagai Dewi Persik pada jam 3 pagi seusai acara ladies night-out.. ajaib!

Tidak ada komentar: