Rabu, 29 Oktober 2008

To My Worthy Adversory

Gilaaa!!! Gua pengen teriak sekenceng-kencengnya ini hari. Orang-orang bule itu emang jauh lebih dulu Tua barangkali. Gilaaaa!!! Baru kali ini gua kalah dalam permainan perang urat syaraf. Gila bener tuh bule. Dalam hal filosofi dan psikologi, secara materi mereka emang jauh lebih matang. Bayangin aja, mereka udah terbiasa nulis makalah soal Nietzsche dan Freud sewaktu mereka masih di bangku SD. Sementara sampai sekarang banyak anak SD di RI yang terbata-bata menulis pengalaman liburan mereka di rumah nenek.

Kayaknya emoticon seruwet apa pun enggak bakalan bisa menggambarkan apa yang gua rasain saat ini. Cara dia menohok bener-bener baru. Baru gua liat yang seperti itu. Wuiihh!!! Bisa ya? Bener-bener gua belajar ini hari. Dahsyat!!!

Tapi biar kata mangkel, entah kenapa gua merasa puas juga. Mungkin puas karena akhirnya bisa nemuin lawan yang sepadan. Puas karena bisa mempelajari jurus baru buat dipakai di lain kesempatan. Dahsyat! Luar biasa!!

Luar biaaaaaaaassssssssssssssaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa...!!!

Senin, 27 Oktober 2008

Ada Pelangi

Kemarin habis nonton film Wanted. Keren abiss, bu. Jadi terbawa. Pingin kembali seperti dulu lagi. Bawa ransel, pergi kesana-kemari. Be the master of my destiny. Entar lah, cari penyandang dananya dulu. Orang-orang bule itu masih inget aku ga ya? Udah lama ga ngirim tulisan..

Hei, the tears have resided. ya,ya, ya.. There's rainbow on the sky now. Semoga bisa seperti ini terus. Seperti kata Skid Row: "Hope ever-after would be this way!"

Adik manisku ulang tahun lho. Ya, ya, ya.. Dia lagi termehek-mehek karena sepenjuru ngirim ucapan selamat buat dia. Happy birthday, sista!

Semoga pelangi ini bisa bertahan lama.

Kamis, 23 Oktober 2008

Ketemu Teman Lama

Ooooy..! Ada si Iskandar di FS. Ampun deh, tuh anak.. keliatan tuwir bangaaat..! Tapi seneng juga, bisa ketemu temen lama dari jaman SMA dulu. Waktu Indra belum jadi Afriza, masih jadi Uzev --si pembela kebebasan untuk berkopulasi bebas. ya,ya,ya..

Tadi sepanjang hari ngutak-ngatik website.. nemu bahan baru untuk background. Terus mampir ke page adikku yang lagi di Melbourne. Dia mengajariku untuk lebih rendah hati. Terima kasih, adikku sayang.

Tadi nambahin si Soleh di Multiply. Tu anak lucu juga; secara dia udah punya blog tapi masih nanya gimana cara membuatnya. Terus dia nyoba ngutak-ngatik halamannya (HTML mungkin) dan malah jadi ancur. Waktu gua tanya gimana cara nge-add dia ke profil, dia juga kebingungan. Padahal dia udah dari jaman kapan maen di Multiply. Aduuhh.. Soleh, Soleh..

Tadi sempet mampir ke halaman air mata.. ko masih bersimbah air mata ya? Aku jadi khawatir.. (taelaaaa.!!!)

Rabu, 22 Oktober 2008

Jangan Curhat Sembarangan

Ada fasilitas forum di FP. Tadi aku coba-coba posting ke sana. Meracau soal.. Ah, igauan seorang Melankolie. Aku pikir postingku ga bakal diperhatiin, dari sekian banyak posting di sana. Mereka pasti menjawab postingan dari teman2 mereka saja. Eeeeh.. ternyata. Beberapa orang mampir juga. Jadi malu. kalo tahu gitu, mending aku posting sesuatu yang agak rapih sedikit. Yah, semoga saja postinganku itu ga bertahan lama dipajang di sana. Soalnya ada fasilitas hapus otomatis, kalo ga salah. Bisa aja sih, aku delete sendiri. tapi, setiap kata adalah sesuatu yang berharga buat para penyair (taelaaa...) apa pun resikonya: dilarang menelan ludah yang sudah keluar. Jijik. Pesan moral: kalo mo curhat, ya, yang aman-aman saja laaah... Ini internet bung!

Oh ya, hari ini Ibu Lucy sudah masuk kerja lagi. Dia berhasil lolos dari terkaman penyakit DB. Selamat. Lagipula kalo dia ga ada, agak repot juga mengurus database payroll. Bisa2 ga gajian nanti. Ting-bating, amit-amit.

Entah kenapa, sore ini aku merasa hangat dalam ruang I.T. Biar kata penyejuk udara disetel dengan pol-pollan. Mungkin karena habis sholat (doooo...) jadi raga dan jiwa terasa.. suejuuk gitu loh!

Eh, anak bandung yang kemarin datang lagi. Tadinya aku mo nulis cerita biru dia, tak tahunya cerita biru dia itu coma soal putus hubungan dengan bokin. Wah, basi itu! Apa dia gak tahu kalo di Rwanda sana, anak-anak mesti melihat orangtuanya mati di depan mata mereka? Itu baru perpisahan yang mengharu-biru. Tragis.

Kalo soal putus ama bokin sih, dijual ke majalah Bobo juga udah gak laku lagi.

Selasa, 21 Oktober 2008

Zoon Politicon

Ruang chat Fupei ternyata dahsyat juga. Tadi sempat bincang-bincang panas dengan dua orang fupeis, Erik dan McGun, soal ideologi dan konsep demokrasi. Panas. Seperti itu sebenarnya suasana chatroom yang aku mau, timbangan membincangkan segala hal yang remeh-temeh dan membasahkan diri dengan ilusi virtual. Akhirnya dapat lagi, setelah sekian lama. Terima kasih Fupei.

Oh ya. Si bule dari Portsmouth itu menyapa lagi tadi. Suasana hatinya sudah tidak semuram dulu. Kini dia lebih aktif dan ceria. Syukurlah. maju terus, bulek!

Komputer Pak Bahar sudah selesai kugarap. Tinggal instalasi di kantornya. Tapi hari ini dia tidak masuk. Jadinya, yaa.. besok saja.
Komputer sentral di HRD terkena virus W32:Skull. Brengsek. Jurus formatku yang seperti biasa kini tak bisa begitu saja diterapkan. Pertama, karena dia komputer sentral. Kedua, usernya cupu banget. Dia tidak paham apa yang kumaksud saat kujelaskan bahwa komputernya harus diformat. Kacau. Ujung-ujungnya kalau begini: bakal bermasalah ke akunya juga. Semua bisa kacau karena ketidakmengertian, karena tidak saling mengerti.
Jadinya, yaa.. kapan-kapan sajaaa..

Minggu, 19 Oktober 2008

Janji-janji itu.. duh!

Sewaktu bikin ini blog, janjinya sih mau mengisi tiap hari. Pokoknya semua kejadian yang melintas, penting atau tidak, mau aku tuangin di sini. Nantinya, kalo ada beberapa peristiwa yang berkaitan kencang dan punya nilai sastrawi, bakal ditransformasikan menjadi puisi dan diekspor ke 'halaman satunya'. Eh, ndilalah.. mualess. Ngisi cuma sesekali, itu pun jaraknya kadan teramat jauh, sampai hati ini bertanya (taelaa..) selama durasi itu: tiada kehidupankah?
Padahal ada loh! Beberapa hari kemarin sempat ngobrol2 dengan cewek bule dari Portsmouth, USA. Katanya dia mau bunuh diri(lagi) setelah beberapa percobaan sebelumnya gagal terus. Aku ajak saja dia untuk ketawa-ketiwi sambil bilang: nggak usah bunuh diri juga entar kamu mati sendiri, Santai aja..
Terus dia agak mendingan tapi maksain aku terus untuk mampir ke rumahnya. Buseet! Emang rumahnya cukup ditempuh dengan sekali naik Angkot? Portsmouth gitu loh!
Ya sudah, sekarang aku mau nyepi dan kembali mengisi hari dengan muatan lokal. Soal beberapa hari yang lalu, kenalan dengan seorang fupeis yang punya kerja di sebuah penerbitan buku. Namanya Vee. Tukeran nomer tilpun dan asyik ngobrol sampai pulsanya habis. Sampai hati ini bertanya lagi: Tampangnya seperti apa ya?
Wujud aslinya masih teramat maya. Dikarenakan foto albumnya di Fupei penuh berisi dengan poster The Beatles. Apakah dia ingin menunjukkan bahwa dia mirip2 dengan Ringo Starr? Cocok kalau begitu! Karena aku sendiri agak mirip dengan John Lennon..
Ngomongin Ringo Starr jadi ingat sama penggebuk drum di bandku dulu. Namanya Andri dan dia penggemar berat The Beatles. Sering mengaku-aku bahwa dia itu reinkarnasi Ringo. Lama tak jumpa, sekarang dia nyambi sebagai I.T. di Sutiyoso Centre. Sempat ngajakin untuk nge-band lagi. Tapi kitanya sama2 sibuk. Mungkin nanti. Entah kapan..
Nah! Sekalinya nulis malah kepanjangan. Tapi nge-blog emang asyiknya panjang2 sih. Kalo mo pendek2 mendingan nge-plurk aja.
Anyway, Kabarku baik hari ini. Gimana kabar kalian?

Rabu, 08 Oktober 2008

Sahabat Baru

Alhamdulillah, dapet teman baru. Sesama penggiat IT. Anak Djokdja. Ummh.. boleh juga mampir kalo sempet main lagi ke sana.. entah kapan sih.. hehehe..
Yang pasti, gua punya tempat diskusi soal IT, gak melulu ngandelin Lidjo yang akhir2 ini keliatannya jarang tampil di jagad maya. Sibuk download video porno kali, lewat downstream extrim yang linknya cuma dimiliki sama para Hacker Lampung.. fhuuuu !!