Jumat, 12 Desember 2008

Selesai Sudah Masalah Geluduk

Modem VDSL yang aku pesan dari si Ahmad sudah datang, sudah kupasang, dan semuanya kembali berjalan dengan normal. Gedung Akunting dan Ruang Server sudah terhubung kembali.. Alhamdulillah.

Namun, belum sempat berleha-leha, beberapa tugas sudah menanti di jagad IT; Upgrade kompie jadul Mr. Kim Tae Juu, masalah tablet si Ulun dari Decal, kartu jaringan rusak di kompie Marti.. Masya Allah.

Kerja sebagai IT sendirian rasanya seperti duduk di ujung tanduk; hilang waspada sedikit saja, hancurlah itu asshole. Di tengah angin yang berhembus kencang, suara-suara ribut ketidaktahuan dari para user, aku mesti terus memaksa diri berada pada kondisi Siaga 1.

Orang-orang melihatnya aku hanya duduk santai dan bermain-main, padahal.. aku seperti terikat di matras berduri sementara di atasku tergantung pedang-pedang tajam yang diikat oleh seutas rambut; kapan saja pedang-pedang itu bisa jatuh dan menimpaku.. sendiri.

Apa aku harus ikut jejak seniorku si Wira? Tinggal tak terlalu lama, lekas beranjak pergi?

Rabu, 10 Desember 2008

Mencoba Live Writer

Wuiihh.. Bill Gates sudah mewariskan pada dunia sebuah aplikasi yang membuat segalanya jadi serba terintegrasi. Jurnal kali ini aku tulis dengan menggunakan aplikasi live writer. Coba-coba, pingin tahu bagaimana hasilnya.. kalo memang bagus ya, teruskan.

Enak betul sih menulisnya; seperti menulis dengan menggunakan aplikasi word processing yang sudah pasti familiar.

Aplikasi live ini masih beta (baru kuinstall tadi pagi), jadi kemungkinan masih mengandung banyak bugs. Seperti Live call yang selalu saja mengeluarkan pesan error setiap kali kujalankan, entah kenapa..

Tapi live mail-nya cukup bagus. Bisa kugunakan untuk menggantikan Outlook yang kurang becus kala dititah mengurus akun hotmail-ku..

 

yo wiss, Bill? Kita lihat dulu hasilnya ya?

Selasa, 02 Desember 2008

Minggu Yang Sibuk Di Haengnam

Semingguan ini jagad IT HSI seperti ketimpa durian runtuh tepat di kepala. Jadinya remuk. Sibuk bangaatt! Kerjaan kayak ga ada abisnya mengalir dengan sedemikian kroditnya. Manalagi kasusnya berat-berat semua, waduh! Ada apa ini, ya Gustiii..!?

HSI kesambar geluduk di hari Minggu (coba itu.???) lalu banyak alat-alat listrik yang rusak, dan tentu salah satunya adalah komputer dan kawan-kawannya.. sungguh gelo in mah.. dan semuanya mesti diganti dengan yang baru, dan coba tebak siapa yang mesti mengajukan request? Ah, ya,ya,ya.. ini durian bener-bener bikin hancur ini kepala.. manisnya ga dapat, nyonyor malah iya.

Dan asyiknya, aku mesti menadahi semua durian itu sendirian.. Gustiii!!!

Nadhif, tabahkan aku ya? Aku mulai naik tensi nih, dan bertingkah agak konyol.. merasa diri seperti Jim Morrison, tapi tanpa album --apalagi crowds. Jadinya begini ini, cuma berharap semoga kecerdasan semesta turun di kepala dan bikin beres semua ketidakberesan ini. Amiiinn.